Warga negara yang baik


Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.
Warga Negara adalah sekumpulan orang yang mendiami suatu Negara. Sebagai warga Negara Republik Indonesia kita mempunyai hak dan kewajiban yang semuanya sudah diatur dalam UUD’45. Hukum di Negara ini juga tidak boleh dianggap enteng, karna Indonesia adalah Negara hukum dimana orang-orang yang melakukan kesalahan harus menerima ganjarannya sesuai dengan apa yang mereka perbuat tersebut, tak peduli siapapun itu orangnya mereka semua wajib mendapat hukuman atas apa yang mereka perbuat.
Sebagai warga Negara Indonesia saya mempunyai kewajiban dan hak yang harus saya lakukan guna membangun Negara ini agar lebih baik lagi. Tugas saya sebagai pelajar adalah belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat meraih cita-cita dan dapat mengharumkan nama bangsa saya sendiri. Karena dengan tindakan kecil yang kita lakukan sekarang bisa merubah nasib kita beberapa tahun kedepan!  Talk less do more and Cheers :)
READMORE
 

Manusia dan Penderitaan


 Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dalam kehidupan manusia sering terjadi seiring berkembangnya kehidupan manusia tersebut. Semakin berkembangnya kehidupan manusia makan akan semakin kompleks juga penderitaan yang akn di hadapi manusia. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat semakin tinggi intensitas semakin berat juga penderitaan yang di alami oleh manusia tersebut. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

       Pengertian siksaan, siksaan atau bisa disebut dengan penyiksaan digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik.
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah mahluk berbudaya, dengan kata berbudaya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam atau dialaminya. Hal ini membuat manusia itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.

       Penderitaan terjadi oleh beberapa faktor diantaranya penderitaan merupakan akibat dari kelalaian kita misalkan pada saat memasak kita lupa mematikan kompor yang membuat terjadinya kebakaran, hal ini bisa terjadi di lingkungan kita yang kurang memperhatikan rasa disiplin dalam rumah. Meskipun hal ini kelihatnnya mudah tapi banyak sekali dari kita yang kurang memperhatikan. Selain memberikan penderitaan kepada diri sendiri atas musibah tersebut orang lain juga ikut menderita apabila rumahnya ikut hangus terbakar dan ini memberikan rasa penyesalan yang mendalam bagi si pelaku dan dapat menimbulkan phobia yang mendalam terhadap api.
Selanjutnya penderitaan yang terjadi akibat pengaruh alam misalnya letusan gunung merapi yang ada di Yogyakarta. Yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut selain itu mereka semua kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan mereka. Disini kita sebagai manusia yang bertakwa harus selalu sadar bahwa Tuhan tidak akan menguji hambanya di luar batas kemampuannnya oleh karena itu kita harus merasa bersyukur atas apa yang menimpa kita sekalipun itu adalah sebuah bencana, mungkin dibalik ini semua ada hikmah yang kita dapat peroleh.

      Menurut pengaruh negatifnya biasanya orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Dan menurut pengaruh positifnya, biasanya orang yang mengalami penderitaan Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
READMORE
 

Kebudayaan Suku Betawi




Suku Betawi biasa mendiami daerah Jakarta atau yg dulu lebih dikenal dengan sebutan Batavia. Sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing. Kata Betawi digunakan untuk menyatakan suku asli yang menghuni Jakarta dan bahasa Melayu Kreol yang digunakannya, dan juga kebudayaan Melayunya. Kata Betawi berasal dari kata "Batavia," yaitu nama lama Jakarta pada masa Hindia Belanda.
            Sebagai anak keturunan suku betawi saya merasa bangga karna pada dasarnya budaya betawi mempunyai banyak seni-seni daerah yang masih ada dan juga masih dilestarikan sampe saat ini. Budaya betawi juga tidak kalah dengan budaya asing yang makin lama makin menjamur di daerah Jakarta. Contohnya pada saat upacara pernikahan suku betawi terdapat suatu makanan khas yang identik dengan suku betawi seperti roti buaya. Kesenian lainnya yang masih ada sampe saat ini dalam adat suku betawi adalah menyalakan mercon atau petasan pada acara-acara penting tertentu diiringi dengan lantunan pantun dan juga pencak silat.
Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni musik Tionghoa, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi musik Arab, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab, dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an. Saat ini Suku Betawi terkenal dengan seni Lenong, Gambang Kromong, Rebana Tanjidor dan Keroncong.
Saya bangga menjadi anak keturunan darah betawi, walaupun kebanyakan orang menyebutkan bahwa betawi mempunyai tutur bhasa yang kasar dan juga emosional tapi saya merasa bahwa inilah cirri khas dari budaya kami, budaya suku betawi :)
READMORE
 

Keluarga Idaman




Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Di dalam suatu keluarga terdapat suatu hubungan yang saling berkesinambungan membentuk suatu hubungan yang berbanding lurus dengan sikap dan perilaku masing-masing anggota dikeluarga itu sendiri.

Berbagai peranan yang terdapat dalam keluarga adalah sebagai berikut:

Ayah : sebagai kepala keluarga, imam dalam rumah tangga, pencari nafkah, melindungi anggota keluarganya
Ibu : Sebagai pendidik anak, mengatur kebutuhan dirumah, membantu tugas ayah dalam mendidik anak
Anak : melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Keluarga yang harmonis adalah keluarga yang para anggotanya satu sama lain saling men-support dan juga saling memberi saran dan masukan yang membangun dan juga saling terbuka. Jika suatu keluarga saling terbuka satu sama lain pasti keluarga ini akan merasakan kepuaasan batin yang cukup dan juga merasa bahwa keluarganya harmonis, di dalam suatu keluarga kejujuran dan juga kasih saying sangat  dibutuhkan agar hubungan antar anggotanya bahagia dan dinamis.
Sebagai seorang anak saya sadar bahwa tugas saya adalah mematuhi perintah kedua orang tua saya karna mereka adalah orang-orang penting dalam hidup saya ini. Cheers:)
READMORE
 

Manusia dan Cinta Kasih





Cinta adalah sebuah perasaan yang tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan seorang pemilik perasaan sekalipun. Jika kita sudah mengenal cinta, kita akan menjadi orang yang paling berbahagia didunia ini. Akan tetapi bila cinta tak terbalas, kita akan merasa bahwa kita adalah orang paling malang dan kita bisa kehilangan gairah hidup. Dengan cinta kita bisa belajar untuk saling menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi orang yang kita cintai. Cinta itu diawali dari saling berpandangan kepada lawan jenis, perkenalan, pendekatan, rasa suka, sayang, lalu turun kehati, bahkan ada sebuah pepatah yang bilang (cinta itu berawal dari mata turun kehati) dan timbullah rasa cinta itu. Cinta itu murni, putih, tulus dan suci, menurut saya cinta itu bisa membuat orang termotivasi untuk jadi lebih baik dari sebelum mengenal cinta itu sendiri. Cinta merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan itu di berikan kepada makhluk yang paling sempurna, manusia. Cinta tidak dapat diucapkan dengan kata-kata, tidak dapat dideskripsikan dengan bahasa apapun. Cinta hanya bisa dibaca dengan bahasa cinta dan juga dengan perasaan. Cinta adalah perasaan yang didalam sanubari lubuk hati yang tedalam yang bisa membawa kita melayang kedunia Fana yang penuh dengan mimpi indah. Kasih sayang itu tidak pernah jauh dari kata cinta, tentunya karena sebelum mengenal perasaan cinta, pasti timbul yang namanya perasaan sayang. Cinta itu indah, karena kata cinta itu dapat membuat hidup semua manusia menjadi lebih indah.
         
           Cinta menurut ajaran agama, agama memberikan ajaran cinta pada manusia. Cinta kepada keindahan, sesama manusia dan terutama adalah cinta kepada Allah Dan Rasulnya. Didalam agama cinta itu tidak boleh berhubungan dengan yang namanya maksiat. Karena sekarang ini disetiap hubungan cinta yang dijalani manusia, selalu ada kemaksiatan atau hubungan seks diluar nikah, dan itu sangat dilarang oleh agama.
           
            Kemesraan adalah suatu tindak ekspresi, kepada lawan jenis yang sedang dimabuk asmara, tentunya kemesraan sering dilakukan oleh orang yang sedang berpacaran. Namun kemesraan juga tidak selalu dilakukan oleh orang yang sedang berpacaran, tetapi juga kepada suami istri.
Pemujaan itu bisa dikatakan juga sebagai suatu bentuk ibadah, yang kita lakukan dengan mensyukuri atas segala sesuatu yang telah diberikan kepada Allah SWT.

            Pemujaan bisa dilakukan diberbagai tempat, contoh saya adalah seorang muslim, saya melakukan pemujaan atau ibadah itu sendiri didalam masjid.
Belas kasih itu adalah sebuah bentuk tindakan yang kita lakukan untuk membantu orang lain yang memerlukan bantuan kita. Setiap manusia pasti memilki rasa belas kasih. Karena setiap manusia memiliki fikiran, telinga dan mata. Untuk dapat melihat, berfikir dan mendengar, untuk merasakan dan membantu atau meringankan beban orang lain.

            Cinta kasih erotis ada cinta kasih erotis tiap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat diekplosif berupa jatuh cinta. Cinta kasih erotis itu biasanya tidak penah jauh dengan adanya sexs. Tetapi setelah yang dikatakan terlebih dahulu pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara. Keinginan sexual menuju kepada penyatuan diri, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Dengan demikian bahwa, cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu, tidak lain dari perbuatan kemauan.
READMORE
 

PENENTUAN HARGA PERMINTAAN DAN PENAWARAN



BAB I
PENDAHULUAN
  A. Latar Belakang
Teknologi dan informasi  sekarang ini membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi masyarakat. Teknologi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat  dalam berfikir dan berkomunikas. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang sangat sulit untuk dipisahkan, kehidupan produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya. Sistem pasar inilah yang belangsung secara terus menerus hingga sekarang. Banyak orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran.
Oleh karena itu masyarakat sudah seharusnya memahami apa yang dimaksud dengan penawaran dan permintaan dan mengetahui apa saja yang mempengaruhi penentuan harga permintaan dan penawaran. Setelah memahami hal tersebut baru masyarakat dapat melihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

  B.    Masalah dan batasannya
Dalam makalah membahas  menentukan harga  penawaran dan  permintaan khususnya masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dizaman ini.

  C.     Tujuan
·         Mengetahui dan memahami defenisi dari penentuan harga, permintaan dan penawaran.
·         Mengetahui dan memahami tentang hukum penentuan harga,permintaan dan penawaran.

  D.     Manfaat
Mahasiswa semakin memahami dan mampu menganalisa hal-hal apasaja yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam bidang ekonomi yaitu mencangkup penentuan harga permintaan dan penawaran.


BAB II
PEMBAHASAN

PENENTUAN HARGA PERMINTAAN & PENAWARAN

A.     Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Sebagai contoh saat hp baru launcing dan harganya masih  mahal banyak orang-orang yang beli agar bisa mempunyai hp baru dan masih jarang yang punya. Tetapi hp itu hanya tren hanya beberapa bulan saja selanjut nya tidak dan mungkin ada hp keluar baru.
Hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang.  Begitu lah siklus permintaan dipasaran saat ini, atau masyarakat akan mencari barang penggati lain. Contohnya jika harga beras melambung tinggi maka masyarakat yang tidak mampu membelinya akan menggatinya dengan singkong atau yang lainnya yang harganya relative lebih murah.
Kurva Permintaan :
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya :
a.       Selera              
Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam
b.      Pendapatan konsumen
Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
c.       Harga barang/jasa pengganti
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.
d.      Harga barang/jasa pelengkap
Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.
e.      Perkiraan harga di masa dating
Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa   datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
f.        Intensitas kebutuhan konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.







B.      Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Contohnya adalah tablet yang bermerk awal awal keluar tipe yang biasa lama kelamaan akan keluar tablet yang lebih canggih dan penawaran pun akan melambung sesuai perkembangan tablet tersebut.
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Contohnya jika banyak permintaan pada sejumlah barang maka harga tersebut akan melonjak secara dratis karena permintaan pun melonjak begitu pula sebaliknya.
Kurva Penawaran :
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya :
1.       Biaya produksi
Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
2.       Teknologi
adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
Harga barang pelengkap dan pengganti
Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
3.       Pajak
semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
4.       Perkiraan harga barang di masa dating
Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
5.       Tujuan dari perusahaan
Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.
6.       Harga barang itu sendiri
Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.
7.       Harga barang pengganti (subtitusi)
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
8.       Jumlah penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat..
9.       Harga barang itu sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.


                                                         BAB III

KESIMPULAN
Dapat dilihat dari hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya pada hukum penawaran bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Jadi dengan kata lain produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya.  Dari situlah dapat dilihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

Contoh:
Saya akan membuat usaha susu kaleng, maka saya akan merincikan komposisi harga dari susu tersebut dan harga dari biaya produksi mulai dari pembuatan,pengemasan sampai di pasarkan. Lalu saya akan merincikan untuk memperoleh keuntungan yang akan saya ambil tetapi saya harus membandingkan produk susu kaleng yang sudah dipasarkan, karena saya baru memproduksi susu kaleng ini harga produk saya tidak boleh lebih mahal dengan produk yang lain agar menarik perhatian konsumen. Tetapi kualitas dari susu kaleng milik saya tidak kalah dari produk yang lain, setelah memperoleh harga yang telah disepakati baru produksi dipasarkan ke masyarakat dan dipromosikan terlebih dahulu agara masyarakat tertarik dan mengetahui produk terbaru dari saya.


READMORE
 

PENENTUAN HARGA PENAWARAN DAN PERMINTAAN



BAB I
PENDAHULUAN
  A.    Latar Belakang
Teknologi dan informasi  sekarang ini membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi masyarakat. Teknologi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat  dalam berfikir dan berkomunikas. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang sangat sulit untuk dipisahkan, kehidupan produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya. Sistem pasar inilah yang belangsung secara terus menerus hingga sekarang. Banyak orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran.
Oleh karena itu masyarakat sudah seharusnya memahami apa yang dimaksud dengan penawaran dan permintaan dan mengetahui apa saja yang mempengaruhi penentuan harga permintaan dan penawaran. Setelah memahami hal tersebut baru masyarakat dapat melihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

  B.    Masalah dan batasannya
Dalam makalah membahas  menentukan harga  penawaran dan  permintaan khususnya masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dizaman ini.

  C.     Tujuan
·         Mengetahui dan memahami defenisi dari penentuan harga, permintaan dan penawaran.
·         Mengetahui dan memahami tentang hukum penentuan harga,permintaan dan penawaran.

  D.     Manfaat
Mahasiswa semakin memahami dan mampu menganalisa hal-hal apasaja yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam bidang ekonomi yaitu mencangkup penentuan harga permintaan dan penawaran.


BAB II
PEMBAHASAN

PENENTUAN HARGA PERMINTAAN & PENAWARAN

A.     Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Sebagai contoh saat hp baru launcing dan harganya masih  mahal banyak orang-orang yang beli agar bisa mempunyai hp baru dan masih jarang yang punya. Tetapi hp itu hanya tren hanya beberapa bulan saja selanjut nya tidak dan mungkin ada hp keluar baru.
Hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang.  Begitu lah siklus permintaan dipasaran saat ini, atau masyarakat akan mencari barang penggati lain. Contohnya jika harga beras melambung tinggi maka masyarakat yang tidak mampu membelinya akan menggatinya dengan singkong atau yang lainnya yang harganya relative lebih murah.
Kurva Permintaan :
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya :
a.       Selera              
Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam
b.      Pendapatan konsumen
Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
c.       Harga barang/jasa pengganti
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.
d.      Harga barang/jasa pelengkap
Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.
e.      Perkiraan harga di masa dating
Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa   datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
f.        Intensitas kebutuhan konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.

B.      Pengertian Penawaran







Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Contohnya adalah tablet yang bermerk awal awal keluar tipe yang biasa lama kelamaan akan keluar tablet yang lebih canggih dan penawaran pun akan melambung sesuai perkembangan tablet tersebut.
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Contohnya jika banyak permintaan pada sejumlah barang maka harga tersebut akan melonjak secara dratis karena permintaan pun melonjak begitu pula sebaliknya.
Kurva Penawaran :
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya :
1.       Biaya produksi
Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
2.       Teknologi
adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
Harga barang pelengkap dan pengganti
Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
3.       Pajak
semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
4.       Perkiraan harga barang di masa dating
Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
5.       Tujuan dari perusahaan
Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.
6.       Harga barang itu sendiri
Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.



7.       Harga barang pengganti (subtitusi)
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
8.       Jumlah penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat..
9.       Harga barang itu sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.

BAB III
KESIMPULAN
Dapat dilihat dari hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya pada hukum penawaran bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Jadi dengan kata lain produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya.  Dari situlah dapat dilihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.


Contoh:
Saya akan membuat usaha susu kaleng, maka saya akan merincikan komposisi harga dari susu tersebut dan harga dari biaya produksi mulai dari pembuatan,pengemasan sampai di pasarkan. Lalu saya akan merincikan untuk memperoleh keuntungan yang akan saya ambil tetapi saya harus membandingkan produk susu kaleng yang sudah dipasarkan, karena saya baru memproduksi susu kaleng ini harga produk saya tidak boleh lebih mahal dengan produk yang lain agar menarik perhatian konsumen. Tetapi kualitas dari susu kaleng milik saya tidak kalah dari produk yang lain, setelah memperoleh harga yang telah disepakati baru produksi dipasarkan ke masyarakat dan dipromosikan terlebih dahulu agara masyarakat tertarik dan mengetahui produk terbaru dari saya.


READMORE
 
Diberdayakan oleh Blogger.